Mencatat Beberapa Hal yang Dirasa Perlu untuk Diingat

Pagi dan segala hal yang menjadi baru atau biru. Mendengar nyanyi dari burung-burung yang bersembunyi malu-malu di sela daun di jalan menuju tempat kerja. Mimpi yang tak berubah, hanya saja, mungkin kali ini berjalan dengan penuh gairah.

Menatap layar komputer sepanjang hari, bukan sebuah mimpi buruk. jika saja aku tahu apa yang mesti ditulis dan ketik, apa yang mesti dicari dan baca. Memulai hari dengan beberapa kata dan doa.

Aku siap, mesti tak selalu benar-benar siap. membaca beberapa naskah yang masuk dan menyiapkannya untuk naik tayang di web nyimpang. Kau tahu apa yang cukup sulit? adalah menentukan gambar apa yang dipakai untuk mengilustrasikan karya yang naik tayang.

membuka beberapa website sharing art dan sejenisnya. mencari gambar yang cocok, memilih memilah dan mulai memasukkannya ke dalam naskah di draft yang siap naik.

Bekerja sebagai admin sebuah web--dalam hal ini web literasi-- sungguh membahagiakan, karena menuntut untuk membaca buku dan karya setiap hari. itu baik, utamanya bagi isi kepala yang masih cukup miskin bacaan.

awalnya saya sangat suka membaca buku-buku puisi, karena merasa membacanya bisa lebih cepat dari seuah novl yang lebih tebal dan tak bisa selesai dalam sekali duduk. utamanya saya sedang menggemari membaca puisi-puisi Aan Mansyur dan Avianti Armand.

Tiba di kontrakan temanku, Ahmad Farid atau aku biasanya memanggil Wak. sungguh senang, di sini banyak sekali buku bagus untuk di baca--dan tentunya bebas tanpa harus takut ada denda kalau terlambat mengembalikan.

Aku pernah bergumam  seperti ini, "jika ada banyak buku aku pasti akan menyelesaikannya dan menuliskanya kembali dengan cerita yang berbeda pada komputer. Memulai menulis novel, cerpen dan Puisi". ternyata itu tak sederhana kedengarannya.

kamis dan pukul 10:53, aku terlambat makan dan asam lambung sedikit naik membuat kepala sedikit linglung. aku tak kuat untuk terlalu lama membaca. mataku sudah kunang-kunang. tapi aku selalu senang saat aku bisa menyelesaikan membaca sebuah buku atau cerita. masalahnya adalah kecepatan membaca dengan tebalnya novel tak sebannding dengan waktu yang cukup mepet. kecepatan membacaku masih buruk.

Sedikitnya pengirim naskah yang masuk ke email, membuat web nyimpang jadi jarang posting karya. jadi saya, selaku admin di nyimpang terus menunggu aku ingin melihat anak-anak muda mengirimkan karya mereka dan biar kami muat dengan beberapa pertimbangan.

Jadi, mana karyamu anak muda Purwakarta?



Ade Gunawan [Redaktur]




Komentar

Postingan Populer